Gading Gajah dari Vergulde Draeck (Gilt Dragon)

GT1384

Western Australian Museum

Vergulde Draeck adalah kapal milik Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) yang karam pada tahun 1656 di lepas pantai Ledge Point, Australia Barat. Kapal ini sedang dalam perjalanan dari Belanda menuju Batavia (sekarang Jakarta, Indonesia) dengan membawa muatan berharga termasuk perak dan barang-barang dagangan.

Pada abad ke-17 dan ke-18, VOC mengekspor gading gajah Afrika dalam jumlah besar ke wilayah Hindia. Perdagangan ini merupakan bagian dari aktivitas dagang dari Afrika Barat yang dilakukan oleh Geoctroyeerde Westindische Compagnie (GWC atau Chartered West India Company), perusahaan dagang Belanda yang mengekspor gading dan budak dari pesisir Afrika Barat — membawa budak ke Amerika dan gading ke Belanda.

Gading-gading gajah ini termasuk salah satu benda pertama yang dilihat oleh Graeme Henderson saat situs kapal karam ini ditemukan kembali pada tahun 1963, bersama dengan batu bata, meriam, jangkar, dan ribuan koin perak. Muatan yang sangat berharga ini menjadikan lokasi tersebut sebagai sasaran pemburu harta karun dan penjarah, hingga akhirnya dilindungi melalui undang-undang arkeologi maritim Australia Barat.

Gading GT1384 berhasil diangkat oleh penyelam Museum pada tahun 1972, dan kini dipamerkan di WA Museum Boola Bardip sebagai bagian dari pameran dunia Samudra Hindia. Sebelum dipasang, arkeolog Museum mendokumentasikan gading ini menggunakan fotogrametri 3D—dengan mengambil 301 foto dari berbagai sudut dan menyusunnya kembali dalam bentuk model 3D, seperti yang ditampilkan di bawah ini. Objek ini merefleksikan praktik perdagangan eksploitasi global oleh VOC dan GWC pada abad ke-17, serta kedatangannya yang singkat dan tidak disengaja di pesisir Australia.